Facebook Mulai Ditinggalkan ?

Facebook
Facebook

Isu Facebook yang berbayar ternyata cukup mengejutkan khalayak. Bahkan penulis-pun bingung dari mana sumber berita itu yang ternyata hoax :D. Diperkirakan jika cerita itu benar, mungkin facebook akan mengalami penurunan pengguna. Siapa yang tahu ? khususnya orang Indonesia yang demennya gratisan, hehe.

Entah mengapa, facebook akhir-akhir ini lebih sering menekankan setiap status, catatan bahkan foto untuk di atur privasinya. Namun setelah baca berita di detikinet, privasi facebook masih dinilai kurang bagi beberapa orang. Bahkan seorang jurnalis terkenal  di Amrik, menghapus akunnya karena jengah dengan pengaturan privasi milik facebook. Bahkan beberapa orang terkenal lainnya mengikuti langkah sang jurnalis ini, seperti yang saya kutip dari BBC.co.uk ini

“Keharusan untuk terus menerus memantau setting privasi terlalu rumit. Kita tidak selalu yakin apakah semua langkah sudah dilakukan,terlalu lama mengatur akun dibandingkan waktu menggunakan akun”  Rojas.

Nah,  privasi facebook yang rumit ini memicu beberapa orang untuk membuat jejaring sosial tandingan yang bebas atau open source. Seperti yang saya kutip dari BBC

Di tengah ketidakpuasan pengguna Facebook terkait privasi, kini perhatian tertuju pada proyek baru yang dipandang sebagai alternatif, Diaspora.

Diaspora adalah karya empat mahasiswa New York University dan mereka menyebut situs jejaring mereka sebagai “situs jejaring yang sadar akan privasi, dikontrol secara pribadi, distribusi jaringan sosial dengan open source“.

Mereka semula menetapkan target $10.000 untuk menggulirkan proyek berbasis open source pertengahan tahun ini tetapi sejauh ini sudah ada 3.300 pendukung yang menjanjikan dana $125.000 lebih.

“Ini menunjukkan bahwa orang takut dan mereka tidak mempunyai alternatif,” kata salah satu pendiri Diaspora, Max Salzberg.

Dia berpendapat jaringan sosial yang didistribusikan adalah jaringan sosial yang diperlukan masyarakat.

“Orang menghargai semua informasi online dan kami ingin pengguna memegang kontrol atas informasi yang mau mereka bagi”.

Terlihat proyek tersebut bernama diaspora yang mungkin nantinya akan di juluki sebagai newfacebook. Namun terlepas dari berbagai jejaring sosial tandingan, Indonesia tidak kalah dengan negara lain dengan menghadirkan situsnya sendiri seperti kombes.com

So, kita lihat apakah facebook masih mampu bertahan, kolaps, atau malah makin berjaya ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s