Sebuah Akhir Perjuangan

Fiuh, akhirnya ujian nasional yang membuat saya dag dig dug itu telah saya jalani, dan ternyata ujian nasional tidak semenakutkan yang saya kira. Soal-soal yang saya hadapi cukup memiliki value, dan saya tumben tidak plonga plongo (bahasa apa ini ? :hammer: ), seperti waktu TDS yang lalu.

Dimulai dari hari senin, bahasa indonesia dan biologi. Lalu matematika, rabu dengan bahasa inggris plus kimia, dan pertempuran terakhir, yaitu hari ini, FISIKA.

Dan saya sekarang bersiap untuk kembali ke kebiasaan lama saya, menuliskan bait demi bait kode, dan membuat sebuah layanan yang baru, karena di otak saya telah penuh akan ide-ide yang tak sempat saya curahkan ke komputer saya. And back to coding.

Dan saya memiliki sebuah syair, yang mungkin tepat menggambarkan hati saya saat ini. Cekidot..

Ku Β kan berjuang, tuk merengkuh surga

Walau ku harus, menyeberangi neraka

Iklan

8 pemikiran pada “Sebuah Akhir Perjuangan

  1. “Soal-soal yang saya hadapi cukup memiliki value, dan saya tumben tidak plonga plongo”
    Sombong nian kisana. . . liat saja kalau nilainya seperti ukuran sepatu, atau seperti umur .. .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s